United Kenalkan Industri Motor Listrik Nasional ke Dunia Pendidikan

Pabrik motor listrik United E-Motor di Tangerang menerima kunjungan akademik dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tindak lanjut atas meningkatnya perhatian dunia pendidikan terhadap industri kendaraan listrik nasional, menyusul kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu.
Meningkatnya perhatian pemerintah terhadap perkembangan industri kendaraan listrik nasional turut mendorong kalangan akademisi untuk melihat secara langsung proses produksi serta inovasi yang dikembangkan industri dalam negeri.
Selama berada di fasilitas United E-Motor Plant 3, rombongan diajak berkeliling area produksi untuk menyaksikan secara langsung tahapan pembuatan motor listrik, mulai dari proses perakitan, quality control, hingga tahap akhir sebelum kendaraan siap dipasarkan.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai standar kualitas produksi, pemanfaatan teknologi dalam proses perakitan, serta komitmen United E-Motor dalam menghadirkan kendaraan listrik buatan Indonesia yang mampu bersaing di pasar nasional.
United Mahasiswa UNISSULA kunjungi pabrik motor listrik United
Henry menambahkan, keterbukaan industri terhadap institusi pendidikan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan riset, inovasi, serta peningkatan kompetensi generasi muda yang nantinya akan menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik nasional.
Sebelumnya: Korban Banjir Bandang di Padang Khawatir Relokasi Huntap Bikin Anak Makin Jauh dari Sekolah
Selanjutnya: Penjualan Mobil Jetour Semester I/2026 Tembus 1.500 Unit
Artikel Terkait
- Pemprov Jatim Terbitkan Pergub Kelas Jalan, Truk Jumbo Tak Bisa Asal Melintas
- Sidang Putusan 2 Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Ditunda 20 Juli
- Benarkah Beli BBM Pakai QRIS di SPBU Pertamina Minimal Rp 50.000? Ini Penjelasannya
- Memaknai Sensus Ekonomi 2026
- Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan
- Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana
- 58 Gerai Kopdes di Atas Lahan Sawah Dilindungi, Bupati Banyumas Bingung Mengatasi
- BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Puskesmas Matraman Berjalan Baik
