Konser Akbar Monas Sediakan 8 Kantong Parkir, Tampung 5.020 Kendaraan

Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta menyiapkan delapan kantong parkir bagi pengunjung Konser Akbar Monas 2026 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Sabtu (18/7/2026) malam.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, kantong parkir tersebut disediakan untuk menampung 5.020 kendaraan, yakni 1.840 mobil dan 3.180 sepeda motor.
"Terdapat delapan titik lokasi parkir di kawasan Monumen Nasional," kata Budi dalam keterangannya, Sabtu.
Budi mengimbau masyarakat memanfaatkan kantong parkir yang telah disiapkan dan tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
"Masyarakat yang mengikuti kegiatan dilarang memarkirkan kendaraannya di badan jalan, dan harus menggunakan lokasi kantong parkir yang telah disiapkan," ujar dia.
Berikut delapan lokasi kantong parkir yang disediakan beserta kapasitasnya:
Pelataran Parkir IRTI Monas: 350 mobil dan 600 sepeda motor.Stasiun Gambir: 315 mobil dan 630 sepeda motor.Menara Danareksa: 500 mobil dan 200 sepeda motor.Lemhannas: 250 mobil dan 300 sepeda motor.Perpustakaan Nasional: 250 mobil dan 300 sepeda motor.Kementerian BUMN: 90 mobil dan 900 sepeda motor.Gedung Indosat: 60 mobil dan 200 sepeda motor.Gedung Telkom Stasiun Gambir: 25 mobil dan 50 sepeda motor.Konser Akbar Monas 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.30 hingga 21.00 WIB.
Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, Dishub DKI juga mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum.
Budi memastikan layanan Transjakarta tetap beroperasi hingga malam.
Namun, apabila rekayasa lalu lintas diberlakukan, operasional bus akan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Pengunjung dapat memanfaatkan sejumlah halte Transjakarta di sekitar lokasi, seperti Halte Monumen Nasional, Halte Balai Kota, Halte Gambir 2, dan Halte Gambir 3 yang melayani berbagai koridor menuju kawasan Monas.
Sebelumnya: NORAD Terapkan Pembatasan Terbang saat Final Piala Dunia 2026
Selanjutnya: Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
Artikel Terkait
- Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
- Demi Judol, Pria di Malang Nekat Curi Emas Tetangga yang Sedang Shalat di Masjid
- AI Jadi Senjata Baru Kelompok Teroris? Ini Temuan Terbarunya
- Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru
- Benarkah Keyless Lebih Aman? Ini Kata Ahli Kunci
- Prediksi Cristian Carrasco untuk Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina
- NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar
- Prabowo: Hei Koruptor, Rakyat Tidak Bodoh!
