Kak Seto Usul DKI Jadi Provinsi Pertama Punya Seksi Perlindungan Anak Tiap RT

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi atau Kak Seto mengusulkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membentuk Seksi Perlindungan Anak di setiap Rukun Tetangga . Menurut dia, langkah tersebut dapat memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap anak mulai dari lingkungan terdekat.
Usul itu disampaikan Kak Seto kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah menghadiri peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Senin .
"Kami mengusulkan kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta, DKI Jakarta merupakan provinsi pertama yang seluruh RT-nya juga dilengkapi dengan Seksi Perlindungan Anak," kata Kak Seto.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari gagasan LPAI yang diberi nama SPARTA atau Seksi Perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tetangga. Program itu, menurut dia, telah dirintis sejak 2011 dan diterapkan di sejumlah daerah.
"SPARTA adalah Seksi Perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tetangga. Waktu itu Tangerang Selatan mendapatkan rekor MURI sebagai kota pertama yang dipenuhi RT dengan Seksi Perlindungan Anak. Kemudian disusul Bekasi, Bengkulu Utara, dan Belitung," ujarnya.
Menurut Kak Seto, keberadaan Seksi Perlindungan Anak di tingkat RT akan melengkapi struktur kepengurusan yang selama ini sudah ada, seperti seksi keamanan, kebersihan, dan acara.
"Jadi di RT-RT ada Seksi Acara, Seksi Kebersihan, Seksi Keamanan, tambah satu lagi Seksi Perlindungan Anak sehingga dimulai dari paling dekat dengan keluarga, yaitu rukun tetangga yang sangat peduli pada perlindungan anak dan segera mencegah terjadinya berbagai kekerasan terhadap anak," jelasnya.
Di sisi lain, Kak Seto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta atas berbagai kebijakan yang dinilai berpihak pada kepentingan terbaik anak. Ia bahkan menyerahkan penghargaan kepada Pramono sebagai Gubernur Sahabat Anak atas komitmennya terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak di Jakarta.
Menanggapi usulan tersebut, Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI akan mengkaji lebih lanjut gagasan itu sebelum diterapkan.
"Kak Seto yang tadi usulannya mengenai SPARTA nanti kami kaji, kami dalami. Bu Lis tolong dipersiapkan," ujar Pramono.
Simak juga Video: Prabowo Minta Aturan Perlindungan Anak di Ruang Digital Dikebut
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Umur Pendek Ancaman Trump soal Tarif 20% di Selat Hormuz
Selanjutnya: Setahun Pakai Denza D9: Ada Catatan Soal Jok Belakang dan Jarak Tempuh
Artikel Terkait
- Menteri Pigai: Masyarakat Adat Hari Ini Menderita, karena Negara Belum Mengakui
- Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi
- Perjuangan Bocah Kembar Siam Subang Mengenyam Pendidikan, Ceria Jalani Hari Pertama Sekolah
- Wapres AS Beberkan Upaya Israel Gagalkan Kesepakatan dengan Iran
- Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting
- Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London
- Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi
- Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
