Pemkab Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Sajikan Kopi dan Makan Gratis

Lokasi Nobar di Alun-alun
Selain di Alun-alun Tegar Beriman, Pemkab Bogor juga membuka seluruh videotron miliknya di lingkungan pemerintahan sebagai lokasi nobar bagi masyarakat yang ingin menyaksikan laga final. Namun, pusat kegiatan nobar bersama para pejabat akan dipusatkan di Alun-alun Tegar Beriman.
"Titik lokasinya di Alun-Alun Tegar Beriman dan seluruh videotron yang ada di Pemkab Bogor kita buka untuk bisa melakukan nonton bareng. Tapi kami nonton bareng di Alun-Alun Tegar Beriman," ujar dia.
Adapun titik videotron yang dibuka untuk masyarakat berada di area Pakansari, Laga Tangkas Satria, dan Alun-Alun Selatan VIP.
Bupati Dukung Argentina
Terkait tim yang dijagokan pada laga final nanti, Rudy mengaku mendukung Argentina. Dirinya berharap pertandingan final nanti akan menyuguhkan permainan yang menarik bagi penonton.
"Garis biru putih dong," ucap Rudy sambil tertawa, merujuk pada warna seragam tim berjuluk La Albiceleste.
Spanyol melaju ke final setelah mengalahkan Perancis dengan skor 2-0 pada babak semifinal. Sementara itu, Argentina memastikan tiket ke partai puncak usai menundukkan Inggris 2-1 melalui gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez, setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Lionel Messi kembali menjadi aktor penting dengan menyumbang dua assist yang membawa Argentina melaju ke final untuk kedua kalinya secara beruntun.
Sebelumnya: Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik
Selanjutnya: Tegang! Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade
Artikel Terkait
- Trump Ngamuk Asap Kebakaran Hutan Kanada Sampai ke AS, Ancam Kenakan Tarif
- Regulasi Baru MotoGP 2027, Marquez Yakin Bisa Pecahkan Rekor
- Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam
- Belajar Coding Otodidak, Bocah SD Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
- Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, Koops Habema Temukan 3 Pucuk Senjata
- Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega
- Komdigi Jateng Sebut Dinsos Jadi Korban Peretasan 1,2 Juta Data Bansos, Tak Ada Niat Jahat
- Menolak Lupa ala Argentina dan Pengalaman Indonesia
