Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan

Dengan demikian, Prabowo meyakini untuk pertama kali dalam sejarah pemerintah memiliki rantai pasok yang terjaga dari pusat sampai ke desa.
Peran KDMP tak hanya menjadi pemasok, tetapi juga menjadi penjaga kelangkaan barang saat permintaan masyarakat melonjak.
"Kita sekarang tidak bisa kita di-blackmail, tidak bisa nanti ada barang langka, tidak bisa nanti ada menimbun barang di saat kritis. Mau Idul Fitri, barang langka, mau tahun baru, barang langka," katanya.
Dengan adanya KDMP, jaringan distribusi bisa terjaga dan deteksi dini pasokan berlebih di satu daerah bisa segera teratasi dengan distribusi ke daerah yang membutuhkan.
"Suatu desa kelebihan telur, di desa lain kurang, kita akan paham dan mengerti, dan kita akhirnya akan lebih baik dan lebih cepat untuk mengendalikan inflasi," tuturnya.
Prabowo percaya, pembangunan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih adalah program untuk mengamankan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
Sebelumnya: KPK Usul Kampanye Beralih ke Media Digital agar Ongkos Politik Lebih Murah
Selanjutnya: 10 Twibbon Hari Anak Nasional 2026 Gratis, Cocok Dipakai di Medsos
Artikel Terkait
- Harapan Presiden Prabowo Subianto Usai Luke Vickery Resmi Jadi WNI
- BNPB Resmikan 52 Unit Rumah Bantuan untuk Korban Konflik di Flores Timur
- Eks Jenderal Nilai Operasional TNI Akan Terganggu jika Anggaran Pertahanan Dikurangi
- IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar
- Nge-challenge Bocah Makan Cabai dan Masuk Freezer, Pria di Depok Ditangkap
- Bahlil: Prabowo Akan Groundbreaking Blok Gas Abadi Masela di Maluku Besok
- Blibli Gelar Promo 15 Tahun, Belanja Lebih Hemat Sesuai Kebutuhan
- Persebaya 99th Anniversary Game: Bajul Ijo Ditahan Imbang PSIS Semarang 2-2
