Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia Dini Hari, Paginya Kantor Disegel KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi menyegel dua ruang kerja pejabat utama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Ruangan yang disegel ruang kerja Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Lalu Ratnawo.
Dilansir detikBali, Senin , Lalu Ahmad sempat nonton bareng final Piala Dunia 2026 bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lombok Barat hingga subuh. Beberapa jam kemudian, ruang kerja orang nomor satu di Lombok Barat itu justru disegel KPK.
Tak hanya ruang kerja LAZ, KPK juga menyegel ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Lalu Ratnawo sekitar pukul 07.30 Wita.
Sekretaris Daerah Lombok Barat Akhmad Saikhu mengatakan dia baru mengetahui penyegelan setelah tiba di kantor. Menurut dia, sebelumnya ia bersama Bupati LAZ dan sejumlah pejabat masih mengikuti nonton bareng Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina di partai final.
"Saya mungkin dalam konteks ini tidak akan menjelaskan lebih jauh. Karena tadi pagi kan kita nonton bareng sampai pagi kita di lapangan, terus setelah itu udah selesai bola pulang kita," ujarnya.
Pantauan detikBali, pita merah-hitam bertuliskan 'Dilarang melewati garis batas' dipasang tepat di pintu ruang kerja Bupati LAZ. Saikhu memastikan LAZ tidak berada di kantor saat penyegelan dilakukan. Hingga Senin siang, menurut dia, belum ada penjelasan resmi terkait penyegelan tersebut.
Baca berita selengkapnya di sini dan di sini.
Lihat juga Video: Penembakan Lokasi Nobar Piala Dunia di California, 1 Tewas
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie
Selanjutnya: Marak Kepala Daerah Kena OTT KPK, Mendagri Ingatkan Pemimpin Jaga Integritas
Artikel Terkait
- Buka Lomba Asah Keterampilan PERIKHSA, Bamsoet Tekankan Integritas
- Adidas Berjaya di Final Piala Dunia 2026, Saham Nike Makin Tertekan
- IHSG Diprediksi Menguat, Saham AMMN, ANTM, BBCA Hingga ADRO Perlu Dicermati Ritel
- 3 Aktor Intelektual Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Divonis 10-13 Tahun Penjara
- Memaknai Sensus Ekonomi 2026
- Warga Diteror Tetangga hingga Pintu Rusak Sempat Dimediasi Sejak 2024
- Sedang Asyik Hisap Sabu di Perahu, Tiga Pria di Demak Digerebek Polisi
- Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
