Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel

Polisi menangkap pria berinisial MY yang mengirimkan ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan pelaku.
"Betul ," kata Kanit Krimum Polres Metro Jaksel Ipda Alpino De Tech kepada wartawan di Mapolres Metro Jaksel, Senin .
Polisi akan melibatkan psikologi forensik dan menerapkan metode scientific crime investigation untuk mendalami motif dan keterlibatan pelaku terkait teror bom.
"Untuk mengungkap dan menggali secara komprehensif motif maupun keterlibatan pelaku. Penyidik akan melibatkan psikologi forensik dan menerapkan metode scientific crime investigation melalui pemeriksaan barang bukti digital, analisis forensik serta pendekatan ilmiah lainnya," jelasnya.
Alpino mengatakan pelaku MY saat ini masih bersatus sebagai saksi. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif kepada MY.
Berdasarkan penyidikan sejauh ini, pelaku berdalih hanya iseng saat melakukan ancaman teror bom tersebut.
"Untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Senin .
Namun pihak kepolisian masih mendalami keterangan pelaku. Polisi bersama Densus 88 Antiteror masih melakukan pendalaman, termasuk soal background pelaku.
"Sedang kami dalami terus dari penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror," ujarnya.
Simak Video 'Pramono Minta Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah Didalami':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: MUI Hormati Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung
Selanjutnya: Adidas Berjaya di Final Piala Dunia 2026, Saham Nike Makin Tertekan
Artikel Terkait
- Shin Tae-yong Jawab Nasib Andritany dan Rumor Marselino Ferdinan
- Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional dalam Waktu Dekat
- Lebih dari 80.000 Transmigran Belum Kantongi Sertifikat Tanah
- Shin Tae-yong Buka Suara Terkait Kondisi Pemain Anyar Persija Jakarta
- Stadion Penuh, Dompet Tetap Seret: Realita Ekonomi Meksiko Usai Piala Dunia
- Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap
- Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku
- Hakim Lerai Debat di Sidang Eks Ketua Ombudsman: Terserah Saksilah
