Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Terdengar Ledakan

Militer Kuwait dan Bahrain mengatakan wilayah mereka menghadapi serangan udara baru dari Iran. Serangan itu terjadi pada saat Teheran dan Amerika Serikat saling melancarkan serangan dalam perebutan kendali atas Selat Hormuz.
Dilansir AFP, Kamis , tentara Kuwait mengatakan mereka merespons serangan drone baru dan menyalahkan agresi Iran. Seorang jurnalis AFP melaporkan mendengar ledakan di dekat ibu kota negara Teluk tersebut, Kota Kuwait.
Kuwait dan kerajaan pulau Bahrain sama-sama mengatakan sebelumnya bahwa pertahanan udara mereka telah mengatasi serangan Iran sebelumnya, dengan sirene peringatan berbunyi di Manama, ibu kota Bahrain.
Iran mengatakan mereka menargetkan sistem radar, sistem pertahanan udara, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar di pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, serta instalasi militer AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain.
Kedua negara Teluk tersebut telah menghadapi serangan berulang kali dari Iran sejak dimulainya kembali permusuhan antara Washington dan Teheran pada 7 Juli.
Pertempuran yang kembali memanas ini terjadi meskipun ada kesepakatan pada bulan Juni untuk gencatan senjata selama 60 hari yang bertujuan untuk mengakhiri perang secara permanen dan membuka kembali Selat Hormuz.
Iran mengatakan pihaknya menyerang militer AS di wilayah tersebut, tetapi Bahrain dan Kuwait menuduh republik Islam itu menargetkan situs-situs sipil.
Permusuhan telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak sebelum gencatan senjata 8 April. Pertempuran terbaru dipicu oleh penargetan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi Hormuz, yang merupakan jalur air vital untuk ekspor minyak dan gas Teluk.
Simak Video 'Trump: Iran Sangat Ingin Capai Kesepakatan, Tak Senang Tindakan AS':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto
Selanjutnya: Motif Penusukan di Jakbar Terungkap, Dipicu Video Pacar yang Diduga Disebar
Artikel Terkait
- Buntut Inggris Kalah, Trump Ikut-ikutan Semprot Tuchel
- Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
- Kapolresta Tangerang Sebut Hari Bhayangkara Jadi Momen untuk Berbenah
- Waka MPR Sebut Peningkatan Literasi Nasional Tidak Boleh Berhenti
- ASDP Siapkan Sterilisasi Pelabuhan, Layanan Penyeberangan Masuk Era Digital
- Bahlil Akan Bikin Aturan, Akomodasi Putusan MK soal Izin Tambang untuk Ormas
- Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?
- Viral Pemotor Tak Pakai Helm Nyelonong Masuk Tol Jagorawi
