KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar Sulsel: 49 Selamat, 1 Meninggal, dan 24 Masih Dicari

KM Nurul Salsa diduga tenggelam akibat mengalami mati mesin tepat di perairan sebelah Barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
"Informasi yang kami terima kapal tersebut mengalami mati mesin kemudian tenggelam sekitar 43 nautical mil dari Pelabuhan Benteng, Selayar," kata Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Makassar yang kepada Kompas.com melalui pesan singkat Kamis (16/7/2026).
Total 49 penumpang selamat
Setelah menerima laporan, Basarnas Makassar langsung melakukan koordinasi hingga akhirnya sebanyak 47 penumpang berhasil dievakuasi setelah terombang-ambing di tengah laut di mana satu diantaranya meninggal dunia.
"Ada 41 orang yang berhasil diselamatkan oleh KM Harapan Kita yang bergerak melakukan evakuasi, 6 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh nelayan sehingga total yang berhasil dievakuasi adalah 47 orang dan satu di antaranya meninggal dunia," ungkapnya.
Para korban imbuhnya, dievakuasi sekitar 18 mil nautical dari titik kapal tenggelam.
Informasi yang dihimpun Kompas.com, proses pencarian terus dilakukan dan melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Selayar, Tim Rescue Kantor Basarnas Makassar, TNI AL, ABK KRI Marlin 877, ABK KM Harapan Kita, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta kapal nelayan.
Proses pencarian ini kemudian kembali berhasil menyelamatkan tiga penumpang.
"Jadi total yang berhasil dievakuasi berjumlah 49. Satu di antaranya meninggal dunia," katanya lagi.
24 penumpang masih dicari
Hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang dinyatakan hilang.
Perlu diketahui, Kabupaten Kepulauan Selayar merupakan salah satu wilayah di Sulawesi Selatan yang wilayahnya menaungi 130 pulau.
Transportasi laut menjadi akses utama bagi perekonomian masyarakat Kepulauan Selayar.
Sebelumnya: Koleksi Tas Mewah Para Pemain Piala Dunia, Ada Hermes sampai Dior
Selanjutnya: Embun Upas di Dieng Diprediksi Akan Sering Muncul saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
Artikel Terkait
- Polisi Kerahkan 389 Personel Amankan Konser Akbar di Monas Nanti Malam
- Profil Timnas Spanyol Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Argentina
- Aksi Vokalis The Neighbourhood Buka Baju di Atas Panggung Bikin Penonton Histeris
- Pria Australia Meninggal di Tahanan Imigrasi Bali, Keluarga Mempertanyakannya
- Penyekap Wanita di Bekasi Ternyata 2 Orang, Pelaku Utama Masih Buron
- Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
- Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior
- Bangganya Fajar/Fikri Juara Japan Open di Momen 1 Tahun Kebersamaan
