Ingin Juara Liga Champions, Kane Tutup Pintu untuk Tottenham Hotspur

Selain memberikan waktu libur lebih panjang, klub berjuluk Die Roten ini dikabarkan akan mempercepat perpanjangan kontrak untuk Kane.
Harry Kane sendiri nampak enggan memberikan ungkapan soal pertanyaan terkait masa depannya untuk menjaga fokus membela timnas Inggris.
Selepas timnas Inggris kalah dari Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026, Bayern akan menambah kontrak Kane.
Namun, seperti dilansir dari Goal, belakangan muncul kabar soal kembalinya Harry Kane ke Tottenham Hotspur yang tengah membangun ulang kekuatan skuadnya usai berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Inggris musim 2025-2026.
Usaha tersebut tercermin dari usaha The Lilywhites mendatangkan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes sebagai pilar di lini tengah.
Kane sendiri dikabarkan tak bisa menunggu Tottenham Hotspur membangun ulang kekuatan klubnya, mengingat masih memiliki ambisi memenangkan Liga Champions.
Sementara, klub yang kini dibela pemain yang pernah membela Leicester City ini, Bayern Muenchen punya peluang untuk bisa menjuara Liga Champions, cepat atau lambat.
Kane juga tengah dipantau oleh Real Madrid yang belakangan tengah mencari penyerang tengah untuk melengkapi trio bersama Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.
XinHua/Xiao Yijiu Lionel Messi dari timnas Argentina bereaksi bersama Harry Kane dari timnas Inggris setelah pertandingan semifinal antara Argentina dan Inggris di Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta di Atlanta, Amerika Serikat, 15 Juli 2026.
Ambisi Kane Berbuat Lebih Banyak Bersama Bayern Muenchen
Selepas gelaran Piala Dunia 2026, Kane sempat menggambarkan perasaan setelah timnas Inggris kalah dari Argentina dengan skor tipis 1-2.
Pasalnya, timnas Inggris cukup dekat dengan babak final Piala Dunia 2026, sehingga Kane merasakan kehampaan usai kegagalan lolos ke semifinal.
"Tak ada kata-kata yang mampu menggambarkan rasa hampa yang mendalam saat ini," ujar tulisnya.
"Kami sudah sangat dekat—benar-benar selangkah lagi—menuju final lainnya, namun itu belum cukup. Kami telah mengerahkan segalanya selama tujuh minggu terakhir, dan kenyataan bahwa kami gagal di saat-saat terakhir sungguh berat untuk diterima!"
"Saya tahu ekspektasi begitu tinggi dan itu wajar; selama delapan tahun ini kami terus berjuang keras, namun sekali lagi, kami masih kehilangan kepingan terakhir untuk melengkapi segalanya!"
"Kekecewaan ini tampaknya memicu masa perenungan mendalam, yang pada akhirnya membangkitkan tekad baru yang membara untuk bangkit dan meraih kejayaan pada musim mendatang di Jerman," imbuh Kane.
Sebelumnya: Polisi Desak Jembatan Pajarakan Direhabilitasi Setelah Tol Prosiwangi Dibuka
Selanjutnya: â Penegasan Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset Digaspol Pakai Turbo
Artikel Terkait
- Polisi Ungkap Pemicu Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
- LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa
- Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
- Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
- Indonesia Tambah 3 Negara Bebas Visa Kunjungan, Apa Saja?
- DLHK Banten Ungkap Biang Kerok Bikin Air di Sungai Ciujung Menghitam
- Jadi Tersangka dan Ditahan 2 Hari, Admin "TheKerupuk" Akhirnya Dibebaskan
- Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL
