Pakai Dana APBN, Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Sasar 13 Titik

Dikerjakan siang dan malam
Eddy mengatakan seluruh titik revitalisasi akan dikerjakan secara bersamaan agar target penyelesaian dapat tercapai.
Untuk mendukung percepatan pekerjaan, ratusan pekerja akan diterjunkan dengan sistem kerja bergiliran siang dan malam.
"Bahkan kemarin ada pesan dari pelaksana, dia juga perlu tempat untuk tidur para pekerja. Sudah dihitung-hitung kurang lebih 300 orang yang akan tidur siang malam di sini," katanya.
Tak hanya bangunan fisik
Menurut Eddy, revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan fisik, tetapi juga pelestarian nilai-nilai budaya di lingkungan Keraton Solo.
"Ini tidak hanya revitalisasi fisik, tapi juga revitalisasi terhadap nilai-nilai budaya atau nonfisiknya. Jadi bersamaan dengan penataan fisik juga dilakukan konservasi dan pemeliharaan terhadap kegiatan nonfisiknya," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh proses revitalisasi telah melalui kajian Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).
"Mereka sudah melakukan kajian. Mereka juga yang menyusun perencanaan dan terlibat langsung dalam pelaksanaan," katanya.
Didanai APBN
Eddy mengatakan proyek revitalisasi sepenuhnya menggunakan dana APBN. Namun, ia mengaku belum mengetahui nilai anggaran yang dialokasikan pemerintah.
"Saya enggak tahu persisnya. Yang saya tahu, karena yang ditangani tidak hanya Keraton Surakarta tetapi juga keraton-keraton lain di Indonesia, anggarannya memang cukup besar," ujarnya.
Menurut dia, revitalisasi Keraton Solo merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap pelestarian pusat-pusat kebudayaan.
"Ini memang dana khusus atensi dari Presiden dan diharapkan menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali pusat-pusat kebudayaan kita sebagai ciri khas kebudayaan Indonesia," kata Eddy.
Ia menambahkan, pihak Keraton berencana menggelar prosesi wilujengan sebagai penanda dimulainya revitalisasi pada pekan depan.
Sebelumnya: Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
Selanjutnya: Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai
Artikel Terkait
- Respons 110, Polres Jaksel Usut Rumah Makan Minang Dibobol Maling
- Tak Hanya Stasiun Besar, Turis Asing Kini Naik Kereta dari Stasiun Kecil
- Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur
- Panas Membara, Italia Umumkan Status Merah di 15 kota
- Jangan Colok Kabel Cas ke HP Dulu Baru Adaptor ke Stopkontak, Ini Risikonya
- Prabowo Bocorkan Bakal Launching Motor Listrik Nasional
- 'Taufik Hidayat' Cikarang Penyiksa Pacar Ditangkap di Jakarta Timur
- Dulu Haram, Kini "PNS" di AS Boleh Instal TikTok Lagi
