Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya

Lima prajurit masih dirawat di RSUD Caruban
Selly mengatakan, lima prajurit lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Caruban.Menurut dia, kondisi kelima prajurit tersebut dalam keadaan baik.
"Yang lima kondisi baik," ujarnya.
Sebelumnya, enam prajurit TNI Angkatan Darat (AD) menjalani perawatan intensif di RSUD Caruban setelah mengalami luka akibat ledakan di Gudang Pusat Amunisi, Kecamatan Saradan, Kamis (16/7/2026).
Satu prajurit gugur
Dalam insiden tersebut, satu prajurit, Serda Hengki Noto Susanto, gugur.
Selain itu, enam prajurit lainnya mengalami luka-luka, terdiri atas empat korban luka berat dan dua korban luka ringan.
Hingga kini, penyebab ledakan di kompleks Gudang Pusat Amunisi masih dalam penyelidikan TNI.
Sebelumnya: Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka
Selanjutnya: Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
Artikel Terkait
- Polisi Bakal Panggil Penyanyi Icha Chellow-Mala Agatha, Buntut Laporan Lagu Bermuatan Pornografi
- Jaga Sinergitas, Kapolres dan Dandim Jaksel Serap Aspirasi Warga
- Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
- BTN Cetak Rekor Laba Semester I Rp 2,4 Triliun, Cost of Fund Jadi Kunci
- Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah
- Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses
- Menjaga Kemilau Batu Akik di Pasar Rawa Bening, Surganya Para Kolektor
- Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Ada Perubahan Daftar Penerima
