Hadiah Juara Piala Dunia bagi Pemain Spanyol, Satu Orang Sembilan Miliar Rupiah

Namun, nilai hadiah yang diterima RFEF akan meningkat menjadi 43,2 juta euro atau sekitar Rp 894,24 miliar apabila mengalahkan Argentina pada partai puncak di New York/New Jersey.
Artinya, gelar juara bernilai tambahan 14,7 juta euro atau sekitar Rp 304,29 miliar dibandingkan status sebagai runner-up.
Bonus Pemain Menanti jika Jadi Juara
Selain hadiah untuk federasi, para pemain Spanyol juga telah mengamankan bonus karena berhasil mencapai final Piala Dunia 2026.
Meski RFEF belum mengumumkan besaran bonus resmi untuk turnamen kali ini, acuan yang digunakan masih mengacu pada skema bonus saat Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024.
Dalam turnamen tersebut, setiap pemain menerima bonus sebesar:
Perempat final: 87.500 euro (sekitar Rp 1,81 miliar).Semifinal: 233.653 euro (sekitar Rp 4,84 miliar).Final: 291.346 euro (sekitar Rp 6,03 miliar).Juara: 434.615 euro (sekitar Rp 9 miliar).Negosiasi bonus pemain kembali dipimpin oleh Rodri sebagai kapten tim dan perwakilan skuad.
KOMPAS.com/Sem Bagaskara Kapten timnas Spanyol, Rodri, dan sang pelatih Luis de la Fuente kala berbicara dalam sesi konferensi pers di Fanatics Fest, New York, Amerika Serikat, Jumat (17/7/2026)
Para pemain sebelumnya sepakat bahwa bonus mulai berlaku sejak babak perempat final, meskipun format baru Piala Dunia mengharuskan tim melewati satu fase gugur tambahan untuk mencapai delapan besar.
Jika berhasil mengalahkan Argentina, bonus juara yang diterima para pemain disebut akan lebih besar dibandingkan saat Spanyol menjuarai Piala Eropa dengan mengalahkan Inggris di final.
Final Bernilai Besar bagi Federasi
Bagi RFEF, final Piala Dunia juga membawa dampak finansial yang signifikan.
Sebagai finalis, federasi telah memastikan hadiah sebesar 28,5 juta euro dari FIFA. Akan tetapi, kemenangan atas Argentina akan meningkatkan nilai tersebut menjadi 43,2 juta euro.
Selisih 14,7 juta euro atau sekitar Rp 304,29 miliar menjadikan laga final bukan hanya pertandingan paling bergengsi di turnamen, tetapi juga yang memiliki nilai ekonomi terbesar bagi federasi.
Spanyol akan berusaha mengulang pencapaian saat menjadi juara dunia pada 2010. Sementara itu, Argentina mengincar gelar Piala Dunia kedua secara beruntun setelah sukses menjadi kampiun pada edisi 2022.
Sebelumnya: Kimia Farma Siapkan Produksi Obat TB, Dukung Target Eliminasi 2030
Selanjutnya: Untuk Pertama Kali, Sinar-X Berhasil Digunakan di Luar Angkasa
Artikel Terkait
- Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Pakar Sebut Hukuman Pelaku Bisa Diperberat
- Sidang Rivel Sila yang Menyeret Piche Kota, Kuasa Hukum Singgung Dugaan Intimidasi dan Permintaan Uang Rp 1 M
- Berbekal Pelatihan BRI Peduli, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut
- Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
- Sinyal Kebangkitan IHSG, Investor Ritel Diminta Jangan Asal Borong Saham
- Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut
- Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story
- Kena PHK akibat Ketiduran 2 Menit, Ibu Tunggal di Jepara Bangkit Buka Usaha Jahit dan Sembako
