Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China

Tren perjalanan ke China yang semakin meningkat
Forum ini diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Indonesia dengan mengumpulkan 61 delegasi dari negara-negara ASEAN dan Tiongkok.
Dihadiri oleh 127 perwakilan dari maskapai penerbangan, operator bandara hingga perusahaan manufaktur dari kedua kawasan tersebut.
Dalam forum, Direktur Komersial InJourney Airport, Veri Y. Setiady mencatat bahwa peningkatan konektivitas ASEAN-China ini selaras dengan tren peningkatan permintaan penerbangan antara China dan berbagai wilayah di Indonesia.
Ia mencatat bahwa hingga Desember 2025, 40.9 juta penumpang internasional dari beberapa negara telah tiba di Indonesia yang artinya mencerminkan pemulihan sebesar 110 persen dibandingkan dengan tingkat pra-pandemi.
Setiady juga menambahkan bahwa permintaan penerbangan dari China ke Indonesia tidak lagi hanya terpusat di Jakarta dan Bali.
Berdasarkan data tahun 2025, penumpang yang berkunjung ke pulau Jawa tercatat sekitar 992 ribu penumpang, diikuti oleh Bali dan Nusa Tenggara sekitar 525 ribu dan Sumatera 169 ribu.
Sementara Kalimantan, Sulawesi dan Papua mencatat pertumbuhan permintaan yang lebih kecil tapi konsisten.
Promosikan 6 hub bandara regional
Rudityas W Anggoro/Unplash llustrasi bandara Yogyakarta
Sementara itu, InJourney mempromosikan enam hub bandara regional untuk memperluas konektivitas langsung ASEAN-China meliputi:
Bandara Internasional Yogyakarta di YogyakartaBandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid di LombokBandara Internasional Minangkabau di PadangBandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di PalembangBandara Internasional Sultan Hasanuddin di MakassarBandara Internasional Sam Ratulangi di Manado
Keenam bandara ini terintegrasi dengan jaringan bandara lokal di sekitarnya, termasuk Kendari, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Timika, Jayapura, Kupang dan Labuan Bajo dan memungkinkan peningkatan konektivitas potensial untuk menjangkau wilayah yang lebih luas di seluruh kepulauan.
Sebelumnya: Messi Berterima Kasih ke Suporter Argentina: Luka Ini Butuh Waktu untuk Sembuh
Selanjutnya: Fakta-Fakta Menarik di Balik Pembuatan Film The Odyssey
Artikel Terkait
- Saat Letusan Gunung Berapi Bikin Eropa Tertutup Kabut Beracun 5 Bulan
- Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf
- 10 Perusahaan Properti dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di RI
- Cari Warga Madiun yang Kabur di Korea Selatan, Agen Travel Gelar Sayembara Berhadiah Paket Liburan
- Awalnya Hanya Mengintip Naskah Tom Holland, Zendaya Cerita Keterlibatannya di Film The Odyssey
- Kalender Jawa 20-26 Juli 2026 Lengkap: Cek Weton, Pasaran, dan Neptu Sepekan
- AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 RI yang Dijarah Douglas Latchford
- Sadisnya Rahmat Dimas Rampok dan Bunuh Ojol Tidur di Tangerang
